Selasa, 12 Maret 2013

Sayid onta part 1

Hmmm...
Sayid...kalo ngomongin sayid itu ga ada habisnya. Kenapa?! Ya karna dia manusia paling aneh yang w kenal.
Keanehannya itu lho...yang buat greget..kesel...tapi keanehannya unik.
Mau detail...??? ;))
Oke w jelaskan disini
Pertama tuh anak adalah gebetan w "dulu" alkisah dari kegalauan w tuh diselingkuhin ma pacar w tapi w keukeh mau mempertahankan hubungan w ma mantan w...dan parahnya w galau kebawa disaat jam kerja. #masalalu

Singkat cerita diruangan w tuh yang gabung ma marketing heboh liat w tuh galauin orang yang GA PENTING dan menyarankan w jadian ma sayid itu #damn.

Orang masih berduka koq digituin, tapi setelah lama w fikir ada benarnya juga kenapa gitu mempertahankan orang yang jelas-jelas selingkuh dan selalu bohongin w. Mikirnya sih karna w tuh jalanin hubungan ma dia tuh dari NOL!!!! 6tahun itu loh yang buat w berat tuk berpaling #eaaaa #tepokjidat.

Oke...cerita galaunya cukup pe disana :D lanjut tentang sayid. Kenapa marketing heboh deketin w ama sayid, ya karna sayid adalah pernah menjadi pengajar panggilan dikantor w. Ditawarkan karna masih SINGLE #halaah status ga ngaruh sih...orang masih masa berkabung #eh bukan masa kegalauan :P

Oke...akhirnya w mengiyakan marketing w tuk mencomblangin w. Pertama sih tertariknya dia itu lucu...bener-bener lucu. Dia itu bilang ilmu pede w adalah kacamata renang #eh kacamata helm deng. Sumpah dah klo jalan ma dia harus pura-pura ga kenal dah...bis orangnya gitu ma penampilan....masya Alloh dah....ya kata fanie yah kaya tukang ojek....X_X tapi w ga pernah ngomongi gitu yah *nyengir* cuma bilang tidak rapi :).

Malu-malu sih pas w dikenalin, waktu itu pas banget dia dapat panggilan ngajar dikantor w. Ya dulu rasa kagum dan jleb itu ada...unik sih anaknya *lebay* Pas break kelas selalu marketing manggil sayid tuk masuk ruangan staff...tambah malu dengan muka merah dan panas dingin. Marketing w hebooooooh banget atur w supaya bisa ngedate ama sayid.

Tapi dihari berikutnya, sayid masih ngajar dikantor w dan saat itu sayid ingin numpang charge bbnya dan ninggalin gitu aja bbnya ke w. Agak kepo sih w, pas w nyalain TARAAAAA......walpaper dia tuh foto ladies cantik *sayidstylemode* yaaaa....murung deh w....galaupun menghantui....#eaaaaa

Dan disaat itu w memutuskan dalam hati tuk hanya berteman saja dengan sayid :)
Setelah hari terakhir dia ngajar...walau marketing keukeh comblangin w. W cuma bisa anggap sayid teman w.

Dan hari ke hari w jadikan sayid hanya untuk berkeluh kesah...menjadi tong sampah curhatan w. Kegalauan w....

Dan sampai pada suatu saat w resign dr kantor w. W ceritakan ke sayid kalo w mau resign. Dia dengan emo lebay di YM berasa sediiih banget tau w mau resign, karna ga bs ketemu ladies cantik lagi #halaaah...

Dan sayid menanyakan kapan terakhir w di IMM, w bilang tanggal 25...So sayid ingin sekali kasih w kenangan..so dia ajak w "ngedate" bahasa berat sayid tuh...padahal bukaaaaan ngedateee :(
Dia ajak w nonton dan makan...itulah pertama kali terealisasi w bisa ditraktir sayid *hahahhaa* sampe semua marketing w heboh kedekatan w ama sayid hingga sampe w ditraktir nonton dan makan. Karna ternyata slama ini marketing malak sayid tuk traktir cuma omong kosong belaka. Hahahaha suatu keberuntungan buat w.

Duh...kalo cerita tentang sayid harus pake part nih....panjang sih wakakakaka

Sekian dulu tentang awal perkenalan w dengan sayid. :D

Selasa, 29 Januari 2013

Instropeksi diri dimulai dari diri sendiri

Hai Blogger...

"Setiap manusia memiliki perasaan bahwa dirinya lebih baik dan sempurna dibandingkan orang lain, itulah manusia"

Secara tidak sadar manusia itu selalu merasa dirinya SEMPURNA....

Sebuah kisah...ada seorang gadis yg sombong dengan kelebihannya...dan dirinya tak sadar bahwa dengan kesombongannya gadis tersebut tidak bisa menghargai orang sekelilingnya.
Awal kesuksesan gadis tersebut pastilah tidak instant, ada perjuangan didalamnya dan pasti ada yang membantu untuk pencapaian kesuksesan tersebut. Tapi gadis tersebut tidak sabar bahwa dibelakang kesuksesan tersebut ada yang berkorban untuknya.

Dari mendapatkan pekerjaan yang didapat pasti ada beberapa orang disekelilingnya membantu, tapi gadis tersebut dengan bangga berkata "saya itu sukses tanpa ada yang bantu".

Satu hal yang bisa dipetik dari percakapan tersebut, manusia tidak bisa hidup sendiri. Manusia adalah makhluk sosial yang pasti suatu saat akan butuh bantuan dan memberikan bantuan terhadap sesama.
Coba bayangkan jika kalian tersesat di Hutan! Apakah kalian tidak membutuhkan bantuan??! Pasti tidak kan!

Dan suatu saat gadis tersebut dalam keterpurukan... Hilangnya kepercayaan diri ketika, banyak orang disekelilingnya sedikit demi sedikit menghindar dari kehidupannya. Seketika itu pula gadis itu seperti kehilangan arah, sehingga gadis tersebut ke psikolog dan meceritakan seluruh kisah hidupnya.

Dan dari kesimpulan cerita perjalanan hidup gadis tersebut bahwa gadis tersebut sangat sombong dengan apa yang dia miliki. Gadis tersebut tidak sadar bahwa apa yang dia punya bukan dari hasil sendiri...ada bantuan tersirat dari orang sekitarnya. Disaat lingkungan terdekatnya mulai menghilang dari dirinya, maka sadarlah Gadis tersebut, bahwa dia tidak bisa hidup sendiri. Sepulang dari psikolog, gadis tersebut memulai dari awal tuk berubah, tuk menjadi manusia sosial, lebih rendah hati..

tersebut mencoba terus mencoba untuk tidak mengeluarkan kata-kata sombongnya. berusaha tuk lebih banyak diam, berusaha menjadi yang terbaik untuk diri sendiri.
Dan ada hasil dari perubahan tersebut, gadis tersebut lebih bisa membuka diri dan tidak lagi berkata angkuh saat bersosialisasi.

Semoga gadis tersebut bisa lebih rendah hati dan bisa menjaga perasaan orang sekelilingnya, dan bisa menghargai orang-orang yang sudah hadir dalam kehidupannya.

Dari Kisah tersebut, ada hadist bahwa Larangan bersikap sombong; Rasululloh SAW bersabda : "Sesungguhnya Allah SWT telah memberikan wahyu padaku agar diantara manusia untuk saling merendahkan hatinya (yaitu tidak untuk menyombongkan diri) sehingga seseorang terhadap lainnya tidak saling menindas, dan tidak akan menyombongkan diri seorang akan lainnya" (HR. Muslim)

Intropeksi diri itu harus dari kemauan sendiri. Jika perubahan tersebut hanya karna untuk seseorang atau hal lain. itu hanyalah perubahan semu. Sesungguhnya jika kita bisa bercermin bahwa kita tidak ada apa-apanya...Segala sesuatu yang dimiliki manusia adalah TITIPAN ALLAH. tinggal seperti apa kita memperlakukan titipan tersebut, bisa tidak kita gunakan sebagai ladang pahala atau ladang dosa, semua kembali ke diri masing-masing :)

Sekian dulu cerita fiksi tapi base on true story seorang temanku.

Selasa, 17 Juli 2012

Untuk Ikhwan Yang Hendak Ta’aruf sama Akhwat : Hati hati, Anda Sedang Berurusan Dengan Ciptaan-Nya Yang Paling Perasa; Jangan Lukai Mereka



Bismiillaahirahmaanirrahiim
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
============================
Prolog : Izinkan aku bicara dari hati seorang wanita, yang mungkin bisa mewakili suara saudari-saudariku, para akhwat pada umumnya..
Tulisan ini dibuat untuk saudaraku para ikhwan, sedikit saya berpesan: Jika antum hendak taaruf dengan seorang akhwat, maka HATI-HATI LAH, karena Anda Sedang Berurusan Dengan Ciptaan-Nya Yang Paling Sensitif dan Paling Perasa,.. Jangan Lukai Mereka !
————————————————————————–

Proses ’ta’aruf’ merupakan suatu proses awal menuju proses selanjutnya, yaitu khitbah dan akhirnya sebuah pernikahan. Memang tidak semua sukses sampe tahap itu. Sang Sutradaralah yang mengatur. Semua adalah skenario dan rekayasaNya. Manusia hanya berencana dan ikhtiar, keputusan tetap dalam genggamanNya. Tapi kita manusia juga diberi pilihan. Hidup adalah pilihan. Mau baik atau buruk, mau syurga atau neraka, mau sukses atau gagal, semua adalah pilihan. Namun tetap Allah Yang Maha Menentukan.
Aku ingin titip pesan pada para ikhwan yang sdh memutuskan hendak melontarkan perkataan ’ta’aruf’ pada seorang akhwat:

 
Bagi para ikhwan, pikirkanlah baik-baik, matang-matang, dan masak-masak sebelum menawarkan sebuah jalinan bernama ta’aruf. Jangan mudah melontarkannya jika dalam hatimu tak ada komitmen dan kesungguhan untuk meneruskannya. Sebelum benar2 terucap kalimat ‘TAARUF’ ini dari bibirmu, TANYAKAN..TANYAKAN SEKALI LAGI PADA HATIMU, benarkah engkau akan melakukan itu dengan segala konsekuensi da tanggungjawabnya..?? Mengertilah keadaan akhwat. Antum tahu, bahwa sifat kaum hawa itu lebih sensitif. Akhwat mudah sekali terbawa perasaan. Disadari atau tidak, diakui atau tidak, akhwat adalah makhluk yang kadang mudah sekali GeEr, suka disanjung, suka diberi pujian apalagi diberi perhatian lebih.

 
Jadi saat kata ta’aruf atau mungkin khitbah itu keluar dari lisan seorang lelaki baik dan sholih seperti antum, tak ada alasan bagi akhwat untuk menolak. Karena jika akhwat menolak tanpa alasan yang jelas, maka hanya fitnah yang ada. Jadi, tolong tanyakan lagi pada diri antum, apakah kata-kata itu memang keluar dari lubuk hati antum yang terdalam? Apakah antum sudah memohon petunjuk kepada yang Maha Menguasai Hati? Apa antum benar-benar siap (ilmu, iman, mental, fisik, materi, dll) untuk menjalin ikatan suci bernama pernikahan? Sekali lagi, berhati-hatilah dengan kata ta’aruf. Karena ta’aruf adalah gerbang menuju pernikahan. Pernikahan yg suci dan agung, yang saksinya adalah Allah Yang Maha Melihat dan Para Malaikatnya yg mengamini.

 
Proses ’ta’aruf’ menuju pernikahan memerlukan sebuah rentang waktu tertentu. Bila diibaratkan ta’aruf adalah pintu halaman rumah antum dan pernikahan adalah pintu rumah antum, kemudian timbul pertanyaan, berapa jauhkah jarak pintu gerbang menuju pintu rumah antum? padahal selama perjalanan akan banyak cobaan menghadang. Bunga-bunga indah di halaman rumah antum bisa membuat akhwat terpesona. Kolam ikan yang indah juga membuat akhwat terlena. Ingin sekali akhwat memetiknya, ingin sekali akhwat berlama-lama di sana menikmati keindahan dan kenikmatan yang antum sajikan. Tapi tdk berhak, karena belum mendapat izin dari si empunya rumah.

 
Akhwat ingin segera mencapai sebuah keberkahan, tapi di tengah jalan antum menyuguhkan keindahan-keindahan yang membuat akhwat lupa akan tujuan semula. Lebih menyakitkan lagi jika antum membuka gerbang itu lebar-lebar dan akhwatpun menyambut panggilan antum dengan hati berbunga-bunga. Tapi setelah akhwat mendekat dan sampai di depan pintu rumah antum, ternyata pintu rumah antum masih tertutup. Bahkan antum tak berniat membukakannya. Saat itulah hati akhwat hancur berkeping-keping.

 
Setelah semua harapan terangkai, tapi kini semua runtuh tanpa sebuah kepastian. Atau mungkin antum akan membukakannya, tapi kapan? Antum bilang jika saatnya tepat. Lalu antum membiarkan akhwat menunggu di teras rumah antum dengan suguhan yang membuat akhwat kembali terbuai, tanpa ada sebuah kejelasan. Jangan biarkan akhwat berlama-lama di halaman rumah antum jika memang antum tak ingin atau belum siap membukakan pintu untuknya. Akhwat akan segera pulang karena mungkin saja salah alamat. Siapa tahu rumah antum memang bukan tempat berlabuhnya hati mereka. Ada rumah lain yang siap menjadi tempat bernaung mereka dari teriknya matahari dan derasnya hujan di luar sana.

 
Mereka tak ingin mengkhianati calon suami mereka yang sebenarnya. Di istananya ia menunggu calon bidadarinya. Menata istananya agar tampak indah. Sementara mereka berkunjung dan berlama-lama di istana orang lain.

 
Akhi, sebelum ijab qobul itu keluar dari lisan antum, cinta adalah cobaan. Cinta itu akan cenderung pada nafsu. Cinta itu akan cenderung untuk mengajak berbuat maksiat . Itu pasti..! Langkah-langkah syetan yang akan menuntunnya. Kita tentunya tdk mau memakai label ‘ta’aruf untuk membungkus suatu kemaksiatan bukan? Hati-hatilah dengan hubungan ta’aruf yang menjelma menjadi TTM (Ta’aruf Tapi Mesra). Tolong hargai akhwat sebagai saudara antum. Akhwat bukan kelinci percobaan. Akhwat punya perasaan yang tidak berhak antum buat ’coba-coba’. Pikirkanlah kembali. Mintalah petunjukNya. Jika antum memang sudah siap dan merasa mantap, segera jemput mereka.

 
Dan satu lagi yang perlu antum perhatikan adalah bagaimana cara antum menjemput. Tentunya kita menginginkan kata ’berkah’ di awal, di tengah, sampai di ujung pernikahan bukan? Hanya ridho dan keberkahanNya lah yang menjadi tujuan. Pilihlah cara yang tepat dan berkah. Antum sudah merasa mantap pada akhwat itu. Antum yakin seyakin-yakinnya bahwa dialah bidadari yang akan menghias istana antum. Tapi antum tidak menggunakan cara yang tepat untuk menjemputnya. Sama halnya jika antum yakin dan mantap untuk menuju Surabaya. Tapi dari Jakarta antum salah memilih kendaraan, akibatnya antum gak akan pernah sampai ke Surabaya, malah nyasar. Ato kendaraannya sudah bener tapi nggak efektif. Terlalu lama di perjalanan. Masih keliling-keliling dulu. Akhirnya banyak waktu terbuang percuma selama perjalanan. Jadi, antum juga harus memikirkan cara yang baik/ahsan, tepat dan berkah agar bahtera rumah tangga antum berjalan di atas ridho dan keberkahanNya.

 
Semoga pesan ini bisa menjadi bahan renungan antum, para ikhwan, calon qowwam kami (para akhwat) dalam mengarungi bahtera rumah tangga Islami yang akan melahirkan generasi penyeru dan pembela agama ALLAH. Akhirnya aku minta maaf, afwan jiddan bila dalam pesan ini ada hal-hal yg kurang baik dan benar..
Akhi, dengarkanlah jerit hati para akhwat ini:

 
“Aku bukanlah seorang gadis muslimah yang cerewet dalam memilih pasangan hidup. Siapalah diriku ini berani untuk memilih permata sedangkan aku hanyalah sebutir pasir yang wujud di mana-mana.

 
Tetapi aku juga punya keinginan seperti wanita solehah yang lain, dilamar lelaki yang bakal dinobatkan sebagai ahli syurga, memimpinku ke arah tujuan yang satu..yaitu Ridho Allah Subhanahu WaTa’ala.

 
Tidak perlu kau memiliki wajah setampan Nabi Yusuf Alaihisalam, juga harta seluas perbendaharaan Nabi Sulaiman Alaihisalam, atau kekuasaan seluas kerajaan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam, yang mampu mendebarkan hati jutaan gadis untuk membuat aku terpikat.

 
Andainya kaulah jodohku yang tertulis di Lauh Mahfuz, Allah pasti akan menanamkan rasa kasih dalam hatiku juga hatimu. Itu janji Allah. Akan tetapi, selagi kita tidak diikat dengan ikatan yang sah, selagi itubelum ada ikatan yg kuat dan halal, jangan dimubazirkan perasaan itu karena kita masih tidak mempunyai hak untuk begitu. Juga jangan melampaui batas yang telah Allah tetapkan. Aku takut perbuatan-perbuatan seperti itu akan memberi kesan yang tidak baik dalam kehidupan kita kelak.

 
Permintaanku tidak banyak. Cukuplah engkau menyerahkan seluruh dirimu pada mencari ridha Illahi. Aku akan merasa amat bernilai andai dapat menjadi tiang penyangga ataupun sandaran perjuanganmu. Bahkan aku amat bersyukur pada Illahi kiranya akulah yang ditakdirkan meniup semangat juangmu, mengulurkan tanganku untukmu berpaut sewaktu rebah atau tersungkur di medan yang dijanjikan Allah dengan kemenangan atau syahid itu. Akan kukeringkan darah dari lukamu dengan tanganku sendiri. Itu impianku.

 
Aku pasti berendam airmata darah, andainya engkau menyerahkan seluruh cintamu kepadaku. Cukuplah kau mencintai Allah dengan sepenuh hatimu karena dengan mencintai Allah, kau akan mencintaiku karena-Nya. Cinta itu lebih abadi daripada cinta biasa. Moga cinta itu juga yang akan mempertemukan kita kembali di syurga….” Aamiin ya Rabbal Alamiin.

ATAS NAMA TAARUF
MUNGKIN SALAH SEORANG IKHWAN AKAN BERTANYA…” Mengapa wanita begitu selektif memilih orang yang akan taaruf..”
maka..akhwat akan menjawab:
suami kami nanti kelak akan menjadi pemimpin kami…
akan kami layani kebutuhannya….
akan kami tunggu kehadirannya…
akan kami berikan jiwa kami…raga kami….
bagaimana mungkin kami lalai dalam memilih calon suami…meski hanya dalam rangka taaruf…??
suami kami nanti akan menjadi pembimbing agama kami…penjaga kami…pelindung kami…
bagaimana mungkin kami akan gegabah dalam menentukan pilihan…meski hanya sebatas tukaran biodata..??
mentaati suami kami adalah salah satu jalan kami ke surga…
ketaatan pada suami adalah lambang keshalehan kami….
bagaimana mungkin kami akan cepat memutuskan siapa pilihan kami meski hanya sebatas kata…”baik saya setuju…taarufan…”
ya akhi….saudaraku…para ikhwan….

 
JANGAN TAWARKAN KEISENGAN ATAS NAMA TAARUF PADA KAMI…!!!!!
KETAHUILAH…KAMI ADALAH WANITA YANG BERBEDA…!!!!!

 
Akhwat yang mengajukan gugatan ta’aruf…
Tatkala seorang Akhwat susah mencari jodoh atau saat di Tolak ikhwan…
Tatkala Akhwat taarufnya di tolak ikhwan, buang jauh-jauh rasa kecewa, harus siap menerima dengan keikhlasan, kesabaran, qana’ah, beriman dengan qadha Dan Qadharnya Allah..

 
Ikhwan yang mengajukan gugatan ta’aruf…
Tatkala seorang Ikhwan susah mencari jodoh atau saat di Tolak Akhwat …
Tatkala Ikhwan di tolak Akhwat, buang jauh-jauh rasa kecewa, harus siap menerima dengan keikhlasan, kesabaran, qana’ah Dan beriman dengan qadha Dan Qadharnya Allah..
Kedua fenomena itu banyak terjadi Dan akan selalu terjadi, kita harus bijak menanggapi, kita harus mencari ilmu yang mesti dipelajari.

 
Yang celaka Adalah hamba penampilan, hamba bangsawan, hamba dinar …
Yang selamat Adalah hamba Allah yang mengutamakan Tauhid Dalam hidupnya.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
Katakanlah: “Sesungguhnya aku telah ditunjuki oleh Tuhanku kepada jalan yang lurus, (yaitu) agama yang benar, agama Ibrahim yang lurus, dan Ibrahim itu bukanlah termasuk orang-orang musyrik.”
Katakanlah: sesungguhnya shalatku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam. (Qs. Al Anaam 161-162)
——————————————
Semoga bermanfaat

sumber:http://irilaslogo.wordpress.com/2009/11/30/untuk-ikhwan-yang-hendak-taaruf-sama-akhwat-hati-hati-anda-sedang-berurusan-dengan-ciptaan-nya-yang-paling-perasa-jangan-lukai-mereka/



Baarokallohu fiikum.
#mesem227+SemangKA!

Hijab Muslimah (Jilbab Gwe banget)

Bismi Allaah Ar Rahmaan Ar Rahiim...

Hijab Muslimah (Jilbab Gwe banget)
Menjawab beribu alasan muslimah enggan berjilbab


Sesungguhnya seorang wanita muslimah akan menemukan bahwa di dalam hukum islam ada perhatian yang sangat tinggi terhadap dirinya agar dapat menjaga kesuciannya, agar dapat menjadi wanita mulia dan memiliki kedudukan yang tinggi. Dan syarat-syarat yang diwajibkan pada pakaian dan perhiasannya tidak lain adalah untuk mencegah kerusakan yang timbul akibat tabarruj (berhias diri) dan menjaga dirinya dari gangguan orang-orang. Syariat Ini pun bukan untuk mengekang kebebasannya akan tetapi sebagai pelindung baginya agar tidak tergelincir pada lumpur kehinaan atau menjadi sasaran sorotan mata dan pusat perhatian.

Defenisi Hijab Secara Bahasa

Al-Hijab berasal dari kata hajaban yang artinya menutupi, dengan kata lain al-Hijab adalah benda yang menutupi sesuatu, menurut al-Jarjani dalam kitabnya at-Ta’rifat mendefinisikan al-Hijab adalah setiap sesuatu yang terhalang dari pencarian kita, dalam arti bahasa berarti man’u yaitu mencegah, contohnya: Mencegah diri kita dari penglihatan orang lain.

KEUTAMAAN HIJAB

1. Hijab merupakan tanda ketaatan seorang muslimah kepada Allah dan Rasul-Nya.
Allah telah mewajibkan ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya berdasarkan firmanNya:
وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍ وَلا مُؤْمِنَةٍ إِذَا قَضَى اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَمْرًا أَنْ يَكُونَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ مِنْ أَمْرِهِمْ وَمَنْ يَعْصِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ ضَلَّ ضَلالا مُبِينًا
“Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. dan Barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya Maka sungguhlah Dia telah sesat, sesat yang nyata.” (QS. Al Ahzab: 36)

2. Hijab itu Iffah (Menjaga diri).
Allah menjadikan kewajiban menggunakan hijab sebagai tanda ‘Iffah (menahan diri dari maksiat). Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:
يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لأزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا
“Hai Nabi, Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al Ahzab: 59)

3. Hijab adalah Kesucian
Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

وَإِذَا سَأَلْتُمُوهُنَّ مَتَاعًا فَاسْأَلُوهُنَّ مِنْ وَرَاءِ حِجَابٍ ذَلِكُمْ أَطْهَرُ لِقُلُوبِكُمْ وَقُلُوبِهِنَّ

“Apabila kamu meminta sesuatu (keperluan) kepada mereka (istri- istri Nabi), Maka mintalah dari belakang tabir. Cara yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka.” (QS. Al Ahzab: 53)

4. Hijab adalah Ketaqwaan

يَا بَنِي آدَمَ قَدْ أَنْزَلْنَا عَلَيْكُمْ لِبَاسًا يُوَارِي سَوْآتِكُمْ وَرِيشًا وَلِبَاسُ التَّقْوَى ذَلِكَ خَيْرٌ ذَلِكَ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ لَعَلَّهُمْ يَذَّكَّرُونَ

Hai anak Adam, Sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. dan pakaian takwa Itulah yang paling baik. yang demikian itu adalah sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, Mudah-mudahan mereka selalu ingat.” (QS. Al-A’raf: 26)

Hai Sis jangan takut berjilbab yah !

Takut? Emangnya uji nyali?
Nggak cuma uji nyali aja yang
bisa bikin orang takut, berjilbab pun
ternyata masih banyak yang pada takut.
Mulai dari takut dicemooh, takut nggak
bisa bebas beraktivitas, takut gerah,
takut sulit dapat pekerjaan hingga takut
ggak dapat jodoh.

Padahal kalo dipiki-piki , jilbab adalah suatu gaya berpakaian yang lagi tren saat ini, lho. Emang sih beberapa tahun yang lalu, jarang banget kita nemuin cewek berjilbab. Tapi saat ini hampir di setiap sudut meja, eh, kota banyak muslimah yang sudah mulai sadar untuk berjilbab. Di sekolah-sekolah baik yang berbasis Islam atau pun umum, perguruan tinggi negeri dan swasta, tempat-tempat kursus hingga di pasar, mal, dan pabrik-pabrik, jilbab mulai marak. Bahkan di perkantoran yang dulunya jarang banget didapati busana muslimah ini, kini hampir di setiap kantor bisa dijumpai wanita muslimah yang berjilbab. Tuh kan, keren nggak sih?

Tapi ternyata di balik hingar-bingar cewek berjilbab, itu belum semuanya mau mengenakannya, sobat. Why? Karena banyak di antara mereka yang meskipun mengaku Islam, tapi masih juga enggan untuk berjilbab. Banyak sih alasan klise yang bakal dijadikan senjata andalan. Mulai dari pendapat yang bilang kalo jilbab tuh busana yang nggak gaul, ribet, dan bawaannya gerah mulu, hingga yang paling sering muncul nih, nggak siap. Nggak siap? Wah, macam mana pula ini?


Bahkan ada juga yang mau pake jilbab asal dengan syarat dibeliin mobil sedan keluaran terbaru. Walah! Eh…tapi ini beneran ada lho.
Tapi jangan salah, kita kudu bersyukur juga, karena ternyata masih ada sodara kita yang sudah niat hati sih pingin berjilbab tapi apa daya nggak boleh sama ortu. Dengan alasan kayak anak udik-lah, entar sulit dapat kerjaan-lah, lama dapat jodohnya de el el. Ortu punya kuasa untuk melarang anaknya berjilbab. Gimana nggak, kalo larangan itu disertai ancaman bakal distop uang SPP dan uang saku, bahkan mungkin juga distop nggak boleh aktif di rohis (tempat dia sadar tentang wajibnya jilbab). Lalu gimana dong cara untuk meyakinkan ortu agar dibolehin pake jilbab?

A. Kriteria Jilbab(Hijab)
- Meliputi anggota tubuh kecuali muka dan telapak tangan
- Tidak tembus pandang
- Tidak sempit
- Tidak menyerupai pakaian laki-laki
- Bukan pakaian menarik nafsu seseorang apabila menihatnya

B.Kenapa ya teman kita mereka tidak berjilbab?
1. Tidak tahu penting dan WAJIBnya berjilbab
2. Tunggu nanti : Keburu tua donk
3. Dilarang ortu, pacar, kantor dll
4. Tidak mau karena jilbab :
- Kuno
-Kampungan
- Menutupi kecantikan
- Membatasi pergaulan
- Mengekang
- Diskrimainatif
- Membawa derita de el el..

oke sis mari kita dengarkan alasan mereka dan kita jawab bersama
1. Aku sih entar ajah, hati dulu deh yang dijilbabin
Jawab : Entar emang bisa jamin masih hidup?kebaikan kok di tunda sih.. !!
emang bisa jamin besok masih hidup?kebaikan itu emang perlu dipaksa sis
kamu ngak bakal mau jalan naik motor kalau tidak dipaksa polisi disuruh pakai padahal itu untuk keselamatan dirimu sendiri,itu baru suruhan polisi apalagi hijab ini adalah suruhan Allah subhanahua taala..

2. Temen aku ajah berjilbab kelakuanya masih parah! Mending aku donk yg ngak pakai sekalian..
Jawab : Belum tentu yah paling tidak sudah melaksanakan perintah Allah.kamu?
masak ia sih teman kamu yang berkelakuan parah begitu aja berjilbab lah kamu kok ngak ! tadi katanya lebih baik dari dia???

3. Berbuat baik bukan Cuma berjilbab dan jilbab bukan tolak ukur keimanan seseorang !
Jawab : BETUL ! Jilbab bukan tolak ukur keimana seseorang namun merupak an realisasi amal keimanan kita.(iman harus di buktikan dengan amal bukan?)
Pada ahirnya amal tersebut menunjukan sisi ketaqwaan kepada Rabbi

Kata alasan merka lagi
1. Modalku rambut , kalo pake jilbab makin jelek..
Jawab : apa sih modal cantiknya cewe itu ? apa wajah?body?warna kulit? oh no bukan itu sis.. yang bikin cantik itu adalah rambut, secantik apapun seorang model wajah cakep,body oke warna kulit aduhai jika berjalan di panggung model(apa ya bahasanya.hehe saya lupa..pokoknya itulah)kalau botak cantik ngak??ayo jawab jujur...hihi serem? Nah loh tambah jelek kan,kcoba alo jilbab dijamin punya rambut apa ngak so tetep cantik kerna tertutup/hijab

2. Lama dapat Jodohnya
Jawab : kato sopo ??? Bukankah ustadz kita selalu mengatakan bahwa jodoh,rezeki dan kematian(umur) Allah yang menentukan ! Nah loh kenapa bikin presepsi sendiri, ngak berjilbabpun tidak menjamin cepat dapat jodoh,
banyak realita bahwa yang tidak berjilbabpun ada yg belum mendapatkan jodoh dan sebaliknya yg berjilbab duluan..so kita kembalikan semua itu kepada Allah yang,mengaturnya

3. Apa kata dunia klo aku pake jilbab?????
Jawab : ente makin cantik cin.hehe

4. Ngaaaaaaaaaaak siaaaaaaaaaap !!!
Jawab : hadeuuh nenk kapan siapnya kalo nunggu siapnya sih kagak baek-baek kita, kadang kebaikan itu harus dipaksa supaya kita menjadi baik bukan seperti contoh polisi diatas !

C. Mengapa Harus berjilbab?

a. Menjalankan perintah Allah(Al ahzab : 59)
b. Menjalankan hadis Rasul
c. Mencontoh para sahabiyah

D. Mamfaat Berjilbab
1. Mudah dikenali sebagai muslimah
2. Semakin medekatkan diri pada Allah
3. Menjauhkan dari maksiat
4. Berpikir-pikir untuk melakukan maksiat takut dengan Allah dan selalu ingat dengan jilbab di kepala
5. Lebih aman dan tidak di goda atau di colek sembarangan(teman cowok juga akan santun dan ikut menjaga kita
6. Meningkatkan motivasi keislaman untuk kehidupan dunia-akhirat
7. Merdeka dalam artian sebenarnya
“ pernah liat cewe kalo duduk di angkot, pasti duduknya gelisah dengan menutup pahanya takut kelihatan isi dalamnya, semenara jilbab dengan pakaian syar’i memudahkan kita dalam bergerak bebas”
8. Dengan berjilbab kita tidak diukur dari fisik, melainkan dari kecerdasan dan kebaikan dari hati kita (Innerbeuty)
9. Jilbab membawa kita kelingkungan yang baik
“tidak mungkin kita malah senang di tempat diskotik mau dugem,pastilan ke arah yang lebih baik, sebab ketika kaki melangkah ke arah maksiat maka jilbab bicara melalui nurani”
10.Dengan berjilbab kontrol di tangan permpuan buka pria
“ kita yang memilih kepada siapa kita perlihatkan aurat kita yakni keluarga mahram dan suami kita kelak,bukan sebebasny orang. Berbeda halnya merke yang terbuka paha serta betis mulus mereka dengan gampang dilihat paklek sayur tukang sate bang siomay..jiaaahhh...oh no sis..
11. Dengan berjilbab kita telah melakukan seleksi suami
“ Percayalah hanya laki2 istimewa yang berani meminang kita, bukan sembarangan !
12. Jilbab mencegah penyakit jasmani
Mencegah penyakit kulit (terbakar karena sinar matahari) dll yg tak semua disebut
13. Jilbab membawa kesehatan jiwa, hati jadi nyaman dan tentram
14. Dengan jilbab kita maju bersama-sama
15. Denga berjilbab menjadikan kita tauladan,lebih didengar apabila dimintai pendapat (iman,ilmu,amal tingkatkan yah ! )
16. Dengan jilbab lebih anggun dan nyaman dipandang mata
“jaga kebersihan,kerapian dan keserasian” jangan sembarangan misal jilbab kuning baju ijo rok merah sepatu putih kaoe ungu..jiaahh..sisi yang ada kita dibilang akhwat unbul-unbul .. :D


Ingat sahabatku bahwa setelah kamu tahu ilmu ini sampaikan kepada mereka yang belum mengerjakan syariatnya ini.

♥ Biarkan Saja 'ia' Pergi. . .

(¯`v´¯)
`•.•.¸.¸¸.•*¨¨*•.¸¸.•´` ♥Biarkan Saja 'ia' Pergi. . .(dalem sangad neyh judulna ^__^)

hemmm. . .
Tentang hati, Lagi lagi adalah hal yang ndak habis untuk dibahas. Antunna pernah merasa jatuh cinta atau ditinggalkan cinta?Arrrghh lebay yaks? :P


ukeh,ukeh. Bukan itu maksudna,hanya saja kita sebagai wanita memiliki hati yang begitu “lembut”, bahkan saking lembutna kita seringkali menangis untuk hal hal yang ndak pantas untuk kita tangisi.betul ndak?*hayoooh ngaku!*:) 


Yaks. Tentang hati ! Orang yang punya hati sudah pasti bisa merasa berbunga tapi juga bisa menitikkan gerimis yang akhirna membadai,perih :p Apalagi kita, karena kita adalah wanita.

Pernah mengagumi seseorang? atau bahkan menyayangi seseorang? Baik itu ia tau atau tidak, tapi kita telah menyimpan “sesuatu” untukna,di dasar hati kita. Sesuatu itu bernama harapan.ciee. . .cie. . Tiap kita memang memiliki harapan yang berbeda tapi disini yang viE bicarakan adalah sebuah harapan tertinggi dan suci tentang cinta yaitu PERNIKAHAN.ukhuk,ukhuk :)


Mungkin kita pernah berharap pada seseorang yang “menurut” kita baik, hingga harapan itu kian dalam tertambat padana :p Berharap agar ia menjadi imam kita.
Subhaanalloh. . .ngarep pisan ceritana :) 


Tapi ketika harapan harapan itu tak juga menjadi nyata, akhirna kita terjatuh.
Yaks,Sakit memang, ada banyak sekali alasannya. Entah itu karena ia telah menikah dengan akhwat lain atau ia lebih memilih akhwat lain. Akan lebih menyakitkan lagi ketika ia pernah “memberikan” harapan itu dengan janji janjina, lalu ia pergi begitu saja tanpa tau bahwa ketika ia memutuskan untuk pergi ternyata ada luka di hati kita.
Lelaki kadang memang sulit untuk dimengerti, mudah sekali berjanji, mudah sekali mengucapkan kata kata manis, mudah sekali “merapuhkan” hati wanita.jika saja mereka tau itu.hemm. . .

Hai lelaki, taukah kau?
Bahwa kau dicipta bukan untuk merenggut hati kami secara paksa!tapi kau ada,justru untuk melindungi dan memperlakukan kami dengan baik, memberikan hak hak kami sebagai wanita. Kami tak butuh janji tapi kami butuh kesungguhan hati! ! !
Tak taukah kau? Bahwa Alloh mencatat semua yang kau janjikan itu. Alloh tau apa apa yang telah kau lakukan hingga kami mengisi hati kami dengan namamu?
Sungguh, kami adalah saudarimu, yang harus kau jaga hatina. Bukan untuk kau kotori apalagi kau sakiti. . .ufst,jangan pada ngambek dibelakang viE yaks :p

Hemm. . . begitulah ketika kita hanya menggantungkan harapan pada hati manusia. Bukankah hati manusia itu mudah sekali terbolak balik? Dan karena ada tempat bergantung yang jauh lebih baik dari itu. Alloh. Alloh Tahu,apa apa yang terbaik bagi kita, bahkan ketika kita menilaina ndak baik sekalipun. . .Karena DIA punya rencana lebih indah dalam hidup kita yang mungkin kita ndak tahu sebelumna. . .
Pernah mendengar kalimat ini ukhty?

“Mungkin Alloh terlebih dulu mempertemukan kita dengan orang yang “salah” sebelum kita bertemu dengan orang yang “benar”, agar ketika kita bertemu dengan orang yang benar itu,kita bisa bersyukur lebih banyak”.

Yaks,memang begitulah. Dan itu nyata karena kita pernah mengalamina sendiri.ia ndak? huffft . . . (malah curhat euy :D). ukeh. Sudah mellowna? jangan nangis yaks ukhty ^__^ Nahh sekarang saatna bersemangat lagi hayooh! !

Berapa sih jumlah lelaki baik di dunia ini? 1 dari 10? 1 dari 100? Atau 1 dari 1000? Ahh, kok kita segini jahat menilai lelaki :p Pada dasarna tiap orang memiliki kebaikanna masing masing dan kalo bisa dibilang mah, tiap laki laki itu baik kali yaks. . .


Hanya saja, apakah kita akan berhenti menilai hanya sampai kata “baik” itu? Tidak! karena baik itu bisa dilakukan oleh siapapun. Tapi ada batasan lain yaitu “Shoolih”. Karena keshoolihan seorang lelaki bisa mewakili banyak hal, shoolih ilmuna, akhlaqna, pribadina. Dan satu lagi, seorang lelaki shoolih pasti akan selalu menjaga hati kita. Ia, hanya akan mencintai kita karena berharap pada cintaNya. Karena itulah,lelaki shoolih ndak kan mudah mengumbar janji karena yang ia inginkan adalah pertemuan yang jauh lebih suci. . .

Begitu mahal harga keshoolihan saat ini. Hanya lelaki yang mencintaiNya saja yang memiliki keshoolihan itu.
Yaks, begitu saudariku.ndak usah bersedih, karena air mata kita jauh lebih berharga bila harus keluar hanya untuk menangisi seseorang yang tak pantas untuk kita tangisi :) Karena di luar sana Alloh pasti telah menyiapkan seorang lelaki shoolih untuk kita dan pasti Alloh akan memberikanna di saat yang tepat nanti. . .
InsyaaAllohu Ta'aala.

It’s dedicated for : Saudari saudariku yang pernah merasakan sakitna berharap ^__^
Tenanglah ukhty. Lihatlah keluar sana, langit masih selalu biru dan terlalu indah bila hanya untuk melihat mendung di wajahmu :)

"Mencintai yang dicintai oleh Yang TERcinta,adalah bagian dari mencintai Yang TERcinta"
♥…….…………...♥ •.¸.•´♥………….………♥ ───────────────█─█────── ──────████──█──█─█────── ──────█──█──█──█─█────── ──────████──█──█─█────── ─────────███████─█────── ♥ ✿•*¨`*•. (¯`v´¯) (¯`v´¯) .•*¨`*•✿ ♥
. . ♥ ✿ •*¨`*•.¸(¯`v´¯)¸.•´*¨`*•✿ ♥ .


♥ Jika kita mencintai Alloh,maka kita akan memiliki segalana ♥

hemm. . .
#mesem227+SemangKA!

** PARAS AYU MU DI FACEBOOK **

Bismillaahirrohmaanirrohiim..

Ukhti fillah..
Benarlah engkau sangat mempesona, pesonamu selalu mampu merobohkan akal para ikhwit (ikhwan genit) bahkan para laki-laki yang ingin menjaga pandangannya yang selalu beredar di facebook.

Kau sangat tahu, beratus-ratus bahkan beribu-ribu laki-laki dipertemanan Facebook mu menatapmu dengan kagum atas kecantikan wajahmu yang tanpa malu-malu lagi kau tampakkan seluruh cahaya wajahmu. Apakah engkau bangga dengannya ?? bangga karna kau Bak Artis yang dipuja puji kecantikannya?? lantas kau kemanakan rasa malu mu ukhti ??


Ukhi fillah..
Kecantikanmu sungguh mempesona, tak ada yang mampu menyangkal itu. Sungguh kecantikanmu adalah Anugrah Terindah, namun pantaskah engkau pamerkan kecantikanmu demi ikhwit-ikhwit yang berkeliaran di Facebook ??
Apa yang engkau maksudkan dengan kecantikan sebagai bagian yang harus kau tampakkan pada mereka ?? Apa tujuanmu yaa ukhti ??


Ukhti fillah..
Sadarkah engkau, banyak ikhwit berkeliaran. Dengan kau pamerkan paras ayumu, kau justru menggoda mereka untuk merayumu. Ada yang terang-terangan menggodamu dengan berkata hal yang tak pantas untuk kemuliaanmu.. ” Ukhi, kau cantik sekali, mau kah menemani mimpi-mimpiku “..Pantaskah ??

Atau kau justru senang dengan kenistaan mereka yang merendahkan izzah dan iffahmu meskipun hanya di dunia maya ?? atau justru kau bangga dengan rayuan-rayuan mereka yang menggugah selera nafsu mereka ??


Ukhti fillah..
Aku tahu kau tetap menjaga auratmu, jilbabmu yang menutup seluruh bagian yang harus tertutup rapat. Namun kau lupa, ‘pose’ mu mengundang decak kagum ikhwit untuk terus memandangmu dan menggodamu bahkan mengundang tertawaan syetan yang berhasil merubuhkan pesonamu.
Lalu apa arti jilbabmu kalo kau enggan untuk menjaganya dari serbuan para ikhwit, justru kau senang memamerkannya. Apakah kau lupa ada ratusan muslimah yang foto nya disalah gunakan, bahkan fotonya di edit menjadi foto yang vulgar.

Siapa yang hendak kau salahkan ?? mereka para pengedit foto ?? Tidak..itu tidak mungkin. Karna sesuai peraturan di dunia maya, semua foto yang sudah masuk ke dunia maya adalah hak milik semua orang. Mereka bebas men’ save ‘ dan meng’ edit ‘ fotomu. Apakah kau mau menjadi salah satu korban muslimah dari kekejian ikhwit dunia maya ??


Ukhti fillah..
Karna ku sayang padamu, kau tetap lah saudariku. Tak pantaslah aku membiarkanmu tetap dalam jalur yang membuatmu makin terpuruk.

Karna ku sayang padamu, kau tetap lah saudariku. Kau lah muslimah yang seharusnya menjadi contoh orang-orang disekitarmu untuk tetap istiqomah dalam kebenaran.
Karna ku sayang padamu, kau tetap lah saudariku. Nanti akan datang seorang laki-laki mulia yang hanya dia lah yang kau halal kan melihat paras ayumu, tentu laki-laki mulia itu hadir karna kau menjaga kemuliaanmu.

Karna ku sayang padamu, kau tetap lah saudariku.
Maka jagalah Paras Ayumu.. :)
[khoirunnisa-syahidah.blogspot.com]

Wallaahu a'lam bish Showwab.

Ketika zina menjadi biasa

Saat ini fenomena hamil di luar nikah begitu marak, dan masyarakat pun sudah menganggap hal ini sebagai sesuatu yang biasa. Di mana-mana ada pemilu (pengantin hamil dahulu). Ironisnya, maksiat ini banyak dilakukan umat Islam, padahal Islam mengajarkan umatnya agar jangan mendekati zina...

Dampak Globalisasi

Kemajuan teknologi informasi benar-benar telah membawa pengaruh besar bagi masyarakat. Sayang, kebanyakan pengaruh yang ditimbulkannya bersifat negatif, yang mengarah pada dekadensi moral, khususnya bagi generasi muda.
Pengaruh budaya barat yang disebarkan melalui berbagai tayangan di televisi, VCD, ataupun internet yang begitu mudah diakses, sungguh sangat terasa. Perubahan nilai atau cara pandang terhadap pergaulan antar lawan jenis pun berubah. Kalau dulu, pacaran atau bermesraan di depan umum dianggap tabu, kini hal itu dianggap biasa. Jangankan bersentuhan atau sekadar berciuman, yang lebih dari itu pun dilakukan, dengan tanpa rasa malu! Naudzubillah...

Sepotong Malu Yang Tersisa

Saat melakukan hal itu (zina), mungkin rasa malu benar-benar sudah menghilang dari hati dua insan yang dimabuk cinta. Hawa nafsu telah membius mereka, sehingga hal itu pun terjadi.
Namun...bila kemudian timbul konsekuensi logis dari perbuatan mereka itu, benarkah tiada lagi sepotong malu yang tersisa...?
Bagi seorang gadis, ternyata itu seringkali menyisakan rasa malu yang dalam. Gara-gara hamil di luar nikah, sekolah terpaksa kandas. Dan semua orang tahu, kini ia tidak gadis lagi. Duh, malu ...rasanya! Tambah malu lagi, bila sang pacar tidak mau mengakui atau bertanggung jawab atas perbuatannya. Bila begini jadinya, rasanya, habislah sudah masa depannya. Penyesalan pun selalu datang terlambat.
Demikian juga bagi orangtua si gadis. Ijab qabul belum dilakukan.... eh, rahim anaknya sudah ‘diisi’ orang. Siapa yang tak marah.
Yanglebih menyedihkan adalah rasa malu seorang anak, jika kelak ia tahu, bahwa ia lahir ke dunia ini disebabkan perbuatan yang memalukan. Itulah beberapa ‘malu’ yang tersisa, dari perbuatan yang sepantasnya hanya dilakukan binatang itu.

Dipertanyakan keabsahannya

Ketika mengetahui anak gadisnya dihamili pacarnya, biasanya seorang bapak buru-buru menikahkan mereka. Ia tak peduli, sah atau tidakkah pernikahan dalam kondisi demikian. Yang penting, jangan sampai anaknya melahirkan tanpa memiliki suami.
Walaupun menurut hukum di negeri ini, pernikahan dalam kondisi seperti itu dianggap sah, namun sah jugakah bila dituinjau dari hukum agama yang syar’i?
Dalam islam, seorang wanita yang hamil harus menunggu sampai anaknya lahir, jika ingin menikah. Lagipula, jika pernikahan seperti itu sah, maka akan senanglah para pezina. Enak sekali, bisa berzina dulu dan menikah kemudian. Bila sang wanita tidak hamil, tidak perlu menikah. Yang seperti itu tentu saja sangat bertentangan dengan Islam, karena islam memberikan hukuman yang tegas bagi para pelaku zina.

Anakpun Menjadi Aib

Normalnya, dalam pernikahan, kehadiran anak dianggap sebagai anugrah yang tak ternilai harganya. Tapi, bila anak terlahir dari hubungan di luar nikah, maka ia pun dianggap sebagai aib. Tak jarang, sebelum ia lahir ke dunia, orangtuanya berusaha menggugurkannya. Setelah lahir pun, seringkali ia hanya dibuang begitu saja, seperti sampah yang tak berharga.
Adapun mengenai nasab anak dari perbuatan zina dinasabkan pada ibunya. Meskipun bapak bayi itu sudah menikah dengan ibunya, tapi jika si anak lahir dari perbuatan di luar nikah, maka ia tetap dinasabkan pada ibunya. Jika anak itu perempuan, maka kelak bapaknya (secara biologis) tidak boleh menjadi wali nikahnya! Jadi kehamilan di luar nikah, memang membawa madharat yang panjang....

Pernikahan Tidak Lagi Sakral

Terlepas dari sah atau tidaknya pernikahan 'pemilu' ini, biasanya tidak akan membawa kebahagiaan yang langgeng dalam rumah tangga. Sebab pernikahan sudah kehilangan makna, tidak sakral lagi. Tak ada ‘malam pertama’ yang indah nan penuh kejutan. Karena semua dirasakan sebelum menikah. Mungkin, yang ada justru kejenuhan, penyesalan dan keterpaksaan.
Rumah tangga yang seperti itu biasanya hanya akan terasa ‘gersang’, dan tiada lagi kehangatannya. Mengapa? Karena seringkali mereka menikah, dalam keadaan terpaksa. Khususnya bagi pihak laki-laki. Tak jarang, bila dulunya si gadis memiliki banyak pacar, maka lelaki yang menikahinya tiba-tiba ‘berubah pikiran’ dengan tidak mengakui bahwa bayi yang dikandung isinya itu adalah anaknya. Maka, pihak istrilah yang paling menderita bila ini terjadi.

Kiamat sudah Dekat

Salah satu tanda makin dekatnya hari kiamat adalah menyebarnya maksiat, termasuk maraknya zina. Hari ini kita saksikan, maksiat ada di mana-mana. Zina pun sudah menjadi hal biasa yang dilakukan berbagai kalangan. Lalu, masihkah kita perlu bertanya, bila azab Allah datang silih berganti, semua ini salah siapa?
Barangkali memang kiamat sudah dekat, dan kiamat kecil bagi kita, adalah saat malaikat maut menjemput. Karena itu, mari kita berbekal. Jangan tukar kenikmatan sesaat, dengan siksa di akhirat yang kekal. Wallahu a’lam.

copas : sang pencerah qolbu